5.10.12
4.10.12
Bledug Kuwu merupakan nama sebuah obyek wisata di Kabupaten Grobogan. Obyek wisata ini berupa fenomena lumpur yang meletup dengan menimbulkan bunyi menyerupai suara meriam yang terdengar dari kejauhan. Ada dua letupan lumpur di Bledug Kuwu,
“Bledug..bledug..bleduk..” demikian suara ledakan lumpur itu secara
periodik setiap durasi dalam beberapa menit. Suara itu yang membuat
obyek wisata ini diberi nama Bledug. Sedang Kuwu adalah nama desa tempat
obyek wisata ini berada.
di sebelah timur dan di
sebelah barat. Masyarakat setempat menyebut bledug besar yang terletak
di sebelah timur dengan nama Joko Tuwa dan yang terkecil di sebelah
barat dengan nama Roro Denok. Dalam buku berjudul Legenda Terjadinya Bledug Kuwu
yang ditulis oleh Sugeng Haryadi (1986) disebutkan, tinggi letupan
lumpur Bledug Kuwu yang besar pernah mencapai ± 530 cm dan yang terkecil
hanya berkisar 90 cm.
Wisata Bledug Kuwu sejauh
ini masih diselimuti dua kutub misteri antara sudut pandang legenda dan
analisis ilmiah.
Dari sudut pandang legenda yang diceritakan secara
turun-temurun disebutkan, bahwa Bledug Kuwu terjadi karena adanya lubang
yang menghubungkan tempat itu dengan Laut Selatan (Samudera Hindia).
Konon,
bledug kuwu
3.10.12
Pangeran diponegoro adalah putra sulung raja mataram yogyakarta Hamengkubuwono III beliau lahir di yogyakarta 11 november1785 dari seorang dari ampeyan (selir) bernama R.A mangkarawati berasal dari pacitan dan semasa kecilnya beliau memiliki nama kecil bendoro raden mas ontowiryo.pada umur 69tahun beliau wafat pada 8 januari1855 dan di makamkan di makasar.
Setelah penyerangan itu, dimulailah sebuah perang besar yang akan berlangsung 5 tahun lamanya. Di bawah kepemimpinan Diponegoro, rakyat pribumi bersatu dalam semangat “Sadumuk bathuk, sanyari bumi ditohi tekan pati“; sejari kepala sejengkal tanah dibela sampai mati. Selama perang, sebanyak 15 dari 19 pangeran bergabung dengan Diponegoro. Perjuangan Diponegoro dibantu Kyai Maja yang juga menjadi pemimpin spiritual pemberontakan.
| Add caption |
Pangeran Diponegoro menjadikan Goa Selarong, merupakan goa yang terletak di Dusun Kentolan Lor, Guwosari Pajangan Bantul, basisnya. Pangeran menempati goa sebelah Barat yang disebut Goa Kakung, merupakan tempat pertapaan beliau. Sedangkan Raden Ayu Retnaningsih (selir yang paling setia menemani Pangeran setelah dua istrinya wafat) dan pengiringnya menempati Goa Putri di sebelah Timur.
Goa Selarong
ranum buah mu menyegarkan tenggorokanku
ku petik ku bawa pulang ...
kan ku buat jus yang segar
indonesiaku ..........
tanah airku....subur ...nan indah....
ancaman buldoser ........filla........
asap kenalpot orang kota
tolong selamatkan .......
demi anak cucu ...agar nanti ia petik
ia nikmati segarnya hasil bumi
kebun strowbery
2.8.12
Subscribe to:
Posts (Atom)





